Analisis Organizing, Staffing, Leading dan Controlling pada Bagian Loading utk Meningkatkan Produktivitas

(Studi Kasus: PT Alpha Swara Pratama)

Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Industri
Penulis: Ary Kumalasari
Program Studi Teknik Industri - Manajemen Universitas Bina Nusantara

Ringkasan:

Bisnis atau perusahaan adalah suatu badan hukum yang menghasilkan barang atau jasa yang diperlukan pelanggan (Madura, 2001, P2). Secara umum, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan dituntut harus menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas dengan harga yang murah. Apabila perusahaan tidak dapat memberikan barang atau jasa yang berkualitas dengan harga yang pantas, pelanggan akan beralih ke perusahaan pesaing (Madura, 2001, P5).

Perusahaan yang akan menjadi objek dari penelitian ini ialah PT Alpha Swara Pratama. Perusahaan ini bergerak di bidang penggandaan kaset. Perusahaan ini mempergunakan beberapa jenis mesin seperti mesin equalisasi, mesin strudder dan mesin loader.

Masalah yang dihadapi PT Alpha Swara Pratama saat ini adalah penurunan produktivitas yang cukup tajam dan tidak mencapai target yang diharapkan perusahaan. Hal ini disebabkan karena tidak diketahuinya penyebab dari masalah tersebut sehingga perusahaan tidak dapat melakukan perbaikan. Oleh karena itu, penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian dan analisis yang difokuskan pada bagian loading untuk mencari penyebab dari tidak tercapainya target produktivitas perusahaan.

Adapun metode yang dipergunakan untuk mennganalisis masalah yang sedang terjadi di perusahaan adalah (1) The American Productivity Center (APC) yang dipergunakan untuk menganalisis produktivitas dari material, tenaga kerja, mesin dan energi sehingga dapat diketahuinya input yang dominan tidak mencapai target perusahaan dan (2) metode Mean untuk menganalisis pelaksanaan dari organizing, staffing, leading dan controlling.

Perusahaan menetapkan target untuk tenaga kerja adalah 98% sedangkan dengan menggunakan (1) metode The American Productivity Center (APC) diketahui produktivitas tenaga kerja hanya mencapai 96% dan dengan (2) metode Mean diketahui bahwa dengan nilai mean tertinggi yaitu 3.63 maka di mata karyawan variabel controlling merupakan variabel yang dapat meningkatkan produktivitas. Sedangkan dengan nilai mean terendah yaitu 3.49 maka pelaksanaan variabel organizing dapat menurunkan produktivitas. Oleh sebab itu, perlu adanya perbaikan dalam pelaksanaan organizing agar dengan adanya perbaikan ini, karyawan dapat meningkatkan produktivitas.

Referensi:

Pratisto, A. (2004). Cara Mudah Mengatasi Masalah Statistik dan Rancangan Percobaan dengan SPSS 12. Elex Media Komputindo, Jakarta
Rangkuti, F. (2003). Riset Pemasaran. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Robbins, S., Coulter, M. (2004). Manajemen. Indeks, Jakarta
Singarimbun, dkk. (1989). Metode Penelitian Survai. LP3ES, Jakarta
Supranto, J. (2001). Statistik Teori dan Aplikasi. Erlangga, Jakarta
Wignjosoebroto, S. (1995). Ergonomi, Studi Gerak, dan Waktu. PT. Guna Widya. Jakarta
Aritonang, R. (2005). Penelitian Pemasaran. UPT Universitas Tarumanegara, Jakarta
Dessler, G. (1997). Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Prehallindo, Jakarta
Indriantoro, N., Supomo, B. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. BPFE, Yogyakarta
Madura, J. (2001). Pengantar Bisnis. Salemba Empat, Jakarta
Manullang, M. (2005). Dasar-Dasar Manajemen. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
Nasution, A. (2006). Manajemen Industri. Andi, Yogyakarta